foto : istimewa
KOTA MADIUN || NuklirNews.com- Dua petugas parkir terlibat dalam perkelahian yang berujung maut. Agus Purnawan dan Deco, rekan kerja sebagai tukang parkir, bertengkar karena salah paham mengenai pergantian jam kerja atau sif waktu. Agus, yang lebih dulu berada di lokasi, merasa belum waktunya pergantian sif. Keduanya sepakat beradu duel di belakang PBM.

foto : Agus Purnawan Korban Masih Dirawat di RSUD Sogaten.
Namun, perkelahian ini tidak hanya melibatkan Agus dan Deco. Ayah Deco, Bayu, juga ikut terlibat. Dalam perkelahian tersebut, Agus mengalami luka tusuk dari senjata tajam yang dibawa oleh Bayu. Meskipun berusaha melawan dengan membawa kursi, Agus tidak dapat menghindari cedera serius.
Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sogaten karena luka serius di bagian leher.

foto : Lokasi Kejadian Duel.
Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Sujarno, mengatakan perkelahian dipicu salah paham pergantian jam kerja atau sif waktu. Dimana Agus (korban) masih menarik saat pelaku datang saat pergantian sif waktu.
“Mereka merupakan rekan kerja sebagai tukang parkir depan PBM. Satu korban mengalami luka dibeberapa bagian tubuh diduga akibat senjata tajam,” kata AKP Sujarno.
Hingga saat ini, Polisi sedang melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang melarikan diri. Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya mengelola konflik dengan bijaksana dan menghindari tindakan kekerasan.
Pewarta : Jhonny Gudeel
Editor : YW







